pleasant surprise.

perut yang isinya seakan-akan dipenuhi kupu-kupu yang beterbangan

jantung yang degupnya semakin tidak berirama seiring hati merasa

otak yang selalu menghadirkan imajinya membuat pikiran dipenuhi dirinya

ketiganya bersatu padu memberikan sensasi panas-dalam di tubuhku

bahkan semua inderaku turut merasakan perubahan mendadak ini

tanganku dengan sendirinya mengetik tuts di keyboard berdasarkan namanya

mataku melihat ke layar komputer yang sekarang dipenuhi oleh profil dirinya

kakiku ikut merasakan getaran yang dirasakan oleh hatiku

dan kulitku mendadak terasa sangat panas.

kata-kata klasik di dalam lirik lagu dan sinema, mendadak mewakili keadaanku.

semua karena sebuah mimpi

mimpi yang membawaku ke dalam suatu dimensi penuh warna

dimana imajinasiku bisa melanglang buana begitu lepas.

terlalu cepat untuk menyebut itu cinta.

aku menyebutnya ‘kejutan menyenangkan yang mengarah pada perasaan tertentu’.

selamat berdegup kencang setiap saat namanya disebut, Hati.

for original posting check out http://dissaclassified.blogspot.com/2010/08/pleasant-surprise.html

Leave a comment

Filed under Maulida Disa Pratiwi

saya sedang meracau

aura bermusuhan menyerang.
saya sedang tidak ingin berteman dengan beberapa teman kecil saya.

kenapa?
karena

saya merasa dikucilkan.
saya merasa tidak berharga.
saya merasa asing di tempat yang tadinya begitu saya kenal.
saya merasa dingin di tempat yang tadinya begitu hangat.
saya merasa sendiri di lingkup yang tadinya begitu ramai.

entahlah, mungkin saya sedang berada dalam emosi skeptis
atau mungkin karena sampai sekarang saya masih belum mendapat jawaban
atas perubahan yang sangat mendadak

saya sebetulnya tidak ingin mengungkit-ungkit
sungguh, terutama karena kami sudah tidak saling sapa
sudah tidak saling mengganggu kehidupan yang lain

tapi yang masih membuat saya tidak mengerti
kenapa tetap saja dia hadir dalam bayangan saya
dan saya sangat membenci hal itu
ingin rasanya melepaskannya, namun karena sakit hati yang mendalam
saya jadi semakin tidak bisa membiarkannya berlalu

mungkin yang seharusnya dipersalahkan adalah rasa penasaran saya
dan didukung oleh kepengecutan saya.
keduanya saling berkecamuk dalam diri saya
dan membuat saya semakin tidak bisa bergerak
diam di tempat
takut untuk bertindak
segan untuk melepaskan

buat apa diperdebatkan
dia menang dengan adil
saya kalah dengan terhormat
setidaknya bagi saya.

ah, apalah.
maafkan kegalauan saya.
hanya ingin sekedar mengungkapkan apa yang ada dalam hati saya.

Leave a comment

Filed under Maulida Disa Pratiwi

“Kenapa, Tuhan..?”

saya tidak tahu, kenapa begini kenapa begitu.. hehe seperti orang bingung saja..

seperti seorang anak yang berada di masa golden age, selalu bertanya ‘kenapa begini, kenapa begitu’ kalau begitu saya tak ubahnya seperti anak2 itu dong? tapi mereka lucu, belum ada dosa.. ah tak ada salahnya kalau Tuhan mengizinkan.. tapi tidak, buktinya sampai saat ini pikiran-pikiran itu masih hinggap di kepala saya.. oh, saatnya sadar lalu mengucapkan selamat tinggal pada masa saat tak ada dosa..

“terimalah ini, beberapa hal yang harus kau rasakan, hadapi, lewati..” begitu kata Tuhan..

“boleh saya interupsi Tuhan, saya tidak mampu..boleh saya lewati materi yang iniii saja..saya janji, materi yg lainnya saya akan dapatkan nilai sempurna..biar Kau tersenyum Tuhan..tp tidak yg ini..”

lalu Kau menjawab dengan lugas, “TIDAK, kau harus terima..tidak ada yg boleh kau lewati..”

“tolong Tuhaan, tidak yg ini..tidak untuk yang ini..” mencoba merayu Tuhan.. “T-I-D-A-K..” oh Tuhan masih tetap pendirian..

“oke lah bagaimana kalo saya ubah menjadi tidak untuk saat ini Tuhan..toloong, tidak untuk saat ini..atau dengan bahasa lain jangan sekarang Tuhaan..” mulai menawar bagai sebuah proses transaksi..

“tunggu sampai saya melakukan sesuatu Tuhan, tunggu satu hal..tuunggu saatnya Tuhan..”

“tahukah Kau, siapa yg Kau anggap Tuhan?”

“tentulah Engkau, Sang Penguasa langit dan bumi, Maha kasih dan sayang..”

“Sang pengenggam kehidupan?” Tuhan bertanya.. hmm, Tuhan mengujiku,

“yaa Tuhan, itulah Engkau..” “kalau begitu biarkan Aku berkehendak..” lalu Tuhan pergi..

dan saya hanya bisa tertunduk, tak terasa air mata lalu jatuh, Tuhan menolak permohonanku..

orang bilang, saya harus hadapi ini, oh bukan hanya orang-orang.. Tuhan pun berkata demikian.. orang bilang, saya harus sabar, ikhlas, tabah, dan sebagainya.. heyyy, tahukah kata-kata itu hanya mudah untuk diucapkan.. tapi tidak untuk dilakukan di saat ini.. saat orang yg berpengaruh dalam hidupmu, orang yang 20 tahun menemanimu, mencemaskanmu, merawatmu, berjuang untuk mu, mengasihimu, menjagamu, dan yg paling penting, orang yang ingin kau bahagiakan dengan tangan mu, orang yang ingin kau lihat tersenyum ketika kau menyelesaikan pendidikan dan bekerja dengan baik, orang yang ingin kau lihat menangis haru ketika melepasmu di hari pernikahanmu, orang yang kau harapkan untuk melihatnya bermain riang gembira dengan anak-anakmu kelak.. Tuhan ambil.. Tuhan angkat ke hadapan Nya dengan mengutus Izroil..

tidak, ketahuilah itu berat.. lalu, salahkah saya Tuhan apabila saya menjerit, menangis? kenapa saat ini Tuhan? saat semuanya belum terwujud.. bahkan hanya untuk mengukir senyumnya.. untuk membuatnya bahagia, untuk membuatnya bergumam dengan bangga ‘Ini anakku..’

kenapa Tuhan?

lalu Kau datang Tuhan, menghampiriku.. menyentuh, membelai, memelukku.. dan Kau bilang “Ia aman bersamaku..” lalu Kau pergi..

lalu Kau kirimkan aku, ‘malaikat-malaikat’ yang siap untuk menghiburku kapan saja..

sehingga ya saya terhibur, tp pertanyaan saya tetap ada.. “kenapa Tuhan?”

“kau akan menemukan sendiri alasannya, sayang..” Tuhan berbisik..

yaa, saya tidak bisa menolak kehendakMu Tuhan, dan saat saya sudah mulai dekat dengan ‘sabar, ikhlas, dan tabah’ pun karena saya tidak ingin mengecewakan para ‘malaikat’ yg Kau kirimkan, tidak ingin tiba2 mereka Kau ambil pula saat saya tak siap..

tapi, bolehkah saya lancang sedikit Tuhan? maukah Kau berjanji pada saya, bahwa, Ia, yg teramat saya sayangi aman bersama Mu? Tolong Tuhan, katakan Kau berjanji..

Tolong Tuhan, legakan hati saya, ringankan pikiran saya.. bila tak Kau izinkan aku untuk membahagiakannya, tolong ambil alih segala pengharapanku Tuhan.. pada Mu yang Maha Berkehendak, aku yakinkan itu semua pada Mu Tuhan..

Ia milik Mu, bahkan saya pun milik Mu.. Tuhan, tolong terima setiap lafaz doaku, walau saya bukanlah seorang yg pandai berdoa..

Robbighfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo..

“Tuhan, kenapa?” Tak akan bisa terjawab sampai saya sendiri yang menghadap Mu..

Buat, Bapak.. mau tau ga pak, aku sayaang banget sama bapak..maafin aku ya pak! Bapak ga usah khawatir sama aku kaya yg pernah Bapak bilang ke Ibu..aku ga kenapa2..

Jakarta, Mampang, di dalam kamar, di atas kasur..

November, 28th 2009.. 1.14am

Allah, Kau lah sebaik-baiknya tempat meminta.. Kau lah Maha Berkehendak, Penggenggam jiwa.. Kau lah tempat aku kembali nanti.. 🙂

 

-Balerinaa-

1 Comment

Filed under Rina Wulandari

Ini tentang sesuatu yang mengganjal namun tak tersentuh

Ini tentang..
Rasa tak dianggap
Rasa tidak diterima
Rasa tanpa arti seperti tidak memiliki eksistensi

Haruskah aku bercerita saat bimbang masih mengawang disini?

Apa yang kau lakukan jika mereka yang biasa ada menemani langkahmu menjadi jejak tak berbekas dalam capgras delusion yang kini menggerogoti otakmu?

Kesal?
Pasti..
Marah?
Tak perlu ditanya..
Tapi semua itu tak sebanding dengan kebingungan yang tengah bergelut disini
Di dalam kepalaku..

Mencoba tetap percaya atau menghilang dan memantapkan hati kalau dengan atau tanpamu, ku tetap mampu jalani?

Aku berusaha tak menghakimi..
Namun dalam diam, kenapa aku yang merasa disakiti?

Bosan..
Menjalani hari yang sama seperti bertahun-tahun lalu..
Seolah semua yang telah terekam sudah kuketahui ujungnya..

Haruskah aku pergi saat aku ingin sendiri?

Seseorang mengatakan kepadaku, ‘Lelah jika terus menunggu.. Sia-sia jika memikirkan mereka yang belum tentu memikirkanmu.. Kalau sudah tidak nyaman, mengapa harus dipertahankan?’

Lugas, jujur..
Aku bahkan tak melihat keraguan dari matanya..
Mungkin dia pun tlah lelah menjadi tempat yang akan terus tersakiti jika tetap memakai hati..
Aku belajar dari waktu..

Sejenak ku teringat sebuah pesan yang ditinggalkan padaku beberapa tahun lalu..
Sebuah pesan bermakna yang berulangkali kusangkal kebenarannya..
‘Kecenderungan kotak adalah menyakiti, maka berhentilah membuat kotak..’
Aku sangat mengerti pembenaran akan kata-kata tersebut..
Cap lah aku bodoh karna melakukan kesalahan tersebut berkali-kali
Aku akan sangat berusaha untuk tidak menyesali..

Aku tidak akan berlari
Karna berlari hanya akan membawaku kembali
Aku ingin segera mengakhiri dan tertawa dalam hati..

‘Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing.. Ingatlah hari ini..’

 

 

 

-aisH aHmad-

1 Comment

Filed under Uncategorized

Be The One

Bd1 di mata gW..
Bd1 adalah nama kelas B angkatan 2007 fak. Psikologi Uin Syahid yang gag lain saat ini adalah kelas 5B. Kelas gW tersayang.. Haha (gombal mode:ON)
Bd1 merupakan singkatan dari Be The One. Gw memaknai nama tsb gag hanya selalu menjadi yang pertama, tapi juga yang terbaik, unik dan tentu aja berbeda dari kelas2 yang lain. Ya iyalah.. Sapa juga yang mW disamain.. Haha

Gw agak lupa darimana awalnya nama itu. Yang gW inget, semua bermula dari cewek2 Bd1 yang mayoritas nyablak, pecicilan, gag bisa diem kayak cacing kepanasan tapi cantik2, lucu, imut, pintar, baik hati dan tidak sombong dengan pedenya mendeklarasikan sebagai BIDUAN.
Etdee.. Emang pada biduan kali yee.. Wong tiap hari di kelas bagai konser yang penuh alunan nada. Entah itu memang ada yang nyanyi, bersenandung, memuntahkan berbagai khayalan tingkat tinggi yang absurd tapi menghibur sampai celotehan penuh perdebatan yang berbobot hingga yang gajebo. Dan semua itulah yang membuat Bd1 begitu hidup dan berwarna.

Awalnya.. Keluarga besar Bd1 berjumlah 43 anggota keluarga dengan perincian 13 cowok dan 30 cewek dengan Bahtiar Hanafi S sebagai kepala suku pertama Bd1. Bisa dibilang semester 1 adalah masa dimana -mgkn- masih banyak yang merindukan skul masing2 (sotoy gt gW.. Hee). So, ikatannya masih biasa, datar, flat.. Gw pun masih memegang gelar kupu2.
Memasuki semester 2, lewat pemilu Bd1, Teddy Dj Kurniawan menggantikan kepala suku sebelumnya dengan jumlah anggota keluarga Bd1 yang telah berkurang -+ 40 orang dengan perincian 10 cowok (-Iqbal, Haikel, Kholiq) dan 30 cewek. Semester ini adalah waktu dimana kami mulai saling mengenal (sotoylogy gW kumat gy..) dan mulai terasa nuansa kuliahnya. Paling nggak, gW mulai menjadi kunang2. Hehe
Selanjutnya.. Lewat pemilu yang sama.. Astrid Febry Nurdiani menjadi kepala suku wanita pertama sekaligus terlama dibandingkan dengan 2 kepala suku sebelumnya dengan masa jabatan 2 periode alias 2 semester (3&4). Quota keluarga Bd1 juga sempat berkurang hingga tersisa 8 cowok (-Ahfadh, Derri) dan 29 cewek (-Ami) yang berarti jumlahnya menjadi 37 orang. Periode ini nih yang namanya perkenalan semakin mendalam, tugas semakin menggerobak dan konflik2 kecil mulai terjadi. Tapi semua itu lumrah.. Namanya juga anak2 eh.. Maksud gW remaja akhir. Haa.. Fase ini merubah gW dari kunang2 menjadi kura2..
And now.. Lewat cara pemilihn baru dengan voting Sms yang dilanjutkan pemilu @Ancol, kepala suku tengah diamanahkan pada gW. Yeahh.. I can do it..
Kini anggota keluarga besar Bd1 berkurang dan juga bertambah (lho?!). Berkurang karena 2 cowok (-Afif, Dudin) di semester sebelumnya memilih berpindah kelas dan masuk lagi 2 cowok (Ahfadh, Nino) dan jumlah cewek yang masih sama.
Walaupun udah ada yang pindah atau gag bareng lagi di kelas, buat gW, mereka -temen2 gW- tetep Bd1.
Sedikit ulasan tadi kayaknya menempatkan Bd1 sebagai kelas yang paling banyak memiliki kepala suku jika dibandingkan dengan 3 kelas lain di angkatan sekaligus fak. gW. Hoho..

Banyak banget suka duka di Bd1 dan mung kin juga beberapa dialami temen2 di luar Bd1.
Bd1 paling sering bareng2 di kelas (pastinya..), jalan ke mall, nonton di 21, hunting buku di Kwitang, -dulu- ngadem di Pasca, dan ke Ragunan! (tempat dimana gW gag akan pernah ikut dengan berbagai alasan! Hehe)
Tapi yang paling ngena buat gW adalah saat2 dimana gW dan temen2 Bd1 dikejar deadline tugas, pulang kemaleman, debat panjang lebar pas presentasi, care-nya temen2 Bd1 and campuss pas gW masuk RS, all about jaket Bd1 (mulai dari rapat, ngdesain, ngurus ini-itu berikut trouble2nya.. Huahh..), ke Ancol dan yang masih gress.. KAROKEAN!! Haha

Gag tW kenapa gW buat n0te ini..
Yang pasti gW bersyukur berada dalam Bd1..
gW bangga dikasih temen2 yang gag cuma punya otak tapi juga punya hati..
Yang gag cuma mengerti tapi juga memahami..
Yang gag cuma mengoreksi tapi juga memberi..
Satu kalimat untuk temen2 gW di Bd1..
‘SEMOGA INI TAK PERNAH PADAM..’

Sayang lo semua, Guys..

 

 

Suara Hati…

-aisH aHmad-

2 Comments

Filed under Uncategorized

24 November 2009

Sebenernya nih note gag penting.. Gag penting banget malah.. Tapi paling gag gW jadi inget pernah punya ‘sesuatu’ di hari ini..
Kayaknya udah gag aneh kalo tiap makul, PJ, gW dan Bd1 keseluruhan punya cerita masing2 dengan dosen makul tsb.

Ceritanya gag akan ke-publish sekarang.. Semua cerita itu masi tersimpan rapi dalam folder di FD gW. Hehe

gW pengen cerita kejadian hari ini. Di petang hari dimana gW baru aja menuntaskan makalah observ bareng kelompok gW. Pas azan maghrib, di kampus masi da gW, aCid, aRini, Amel, Rina, Oma, Adel, Maul ama Rahma..
Gw yang udah kelar maghriban -jiahh.. Bahasa gw..- langsung ngjogrog di depan 108 sambil menatap gedung psi dihadapan gw dimana lt.3-4 lampuna uda matot alias mati total. Mata gW mulai jelalatan. Kali aja ‘ada’ yang iseng tepe2 ama gW kayak yang beberapa hari ini terjadi di sekitar kampus TERUTAMA DI LT.3! Gag lupa gw charging hape Amel yang lobet. Gag jauh dari gw, ada Rina ama Acid yang juga gy duduk.
Tiba-tiba Rina nyeletuk, ‘ada yang mau bantuin gw gag?’
gW ngejawab, ‘bantuin apa?’
Rina menjawab, ‘translet kepribadian kelompok gW.. Hehe’
gW c yakin nih anak minta tolongnya becanda tapi dalam hati gw sempat berdialog dengan diri gW sendiri. Berikut kutipan dialognya:
‘Rina rajin juga ya mikirin tugas dari sekarang, padahal yang besok maju kelompoknya Ade -dimana amaL, Janu dan K’ Dimas di dalamnya- alias kelompok 6. Tapi apa jadinya ya kalo Bu Rena -dosen kepri gW- mendadak minta 3 kelompok maju sekaligus? Kan besok -menurut SAP- jatah kelompok 8 yang maju. Seru kali ya?’, batin gW.
Suara hati lain menjawab, ‘Tapi masa c bakal 3 kelompok? Waktu presentasi kelompok gW -bersama Indah&Gusti- sempet didelay, Qt maju gag digabung ama kelompok Maul -kelompok yang presentasi setelah kelompok gW-. Jadi, kayaknya gag mungkin.. Kalopun maju segerobak gitu kan biasanya kelompok terakhir..’
‘Tapi.. Tapi.. Tapi.. Mungkin aja. Kayaknya seru aja gitu kalo mendadak Bu Rena sms Ade -sang PJ Kepri- dan bilang BESOK PRESENTASI LANGSUNG 3 KELOMPOK YA.. Hehehe..’
Dialog gW pun berhenti saat Oma dan ‘keajaibannya’ muncul dan Eda yang datang dengan permen plastiknya beberapa menit kemudian.
Setelah semua selese maghriban, Qt pun pulang ke kandang masing2.
Sampe di rumah, gW tinggalin Bleki -nama hape gW- bentar ama chargerannya. gW pun makan sambil nonton FTV Hantu2 Gaje. Begitu nyamperin c Bleki, gw liat ada 3 SMS. 2 dari Puri, 1 dari Ade. gW langsung deg2n -Bad Feelng mode: On- coz mereka adalah 2 PJ gW dimana Puri adalah PJ Expe dan Ade adalah PJ Kepri. Dan dimana jikalau PJ Makul sms gW kemungkinan BadNews. Hahaha
Tapi karna Ade keseringan sms yang memberitai bahwa Bd1 libur, gw berusaha optimis dengan membuka sms dari Puri duluan dimana saat itu gW berjaga2 menerima kabar buruk dulu sebelum kabar baik -NGAREP MODE: ON- and..
CIHUY!!
GUBRAK!
GASRUK!
GEDEBUG!
JEGER! JEGER!
DUAR! DUAR!
Toeng.. Toeng..
Sms Puri membuat gW menahan nafas sejenak dan langsung membuyarkan keoptimisan gW yang ngarep ngedapet goodnews coz sms Puri mengindikasikan bahwa sms Ade lebih buruk dari sms Puri. Hohoho
ternyata..
Dialog dalam hati gW TERBUKTI!
Wahh.. Kayaknya besok2 gW emang harus ati2 ama suara hati -halah!- gW..

Intinya..
Buat aDe, amaL, Janu, arQ, Rina, Icha, Acid, aRini, yusHi ama kakak2 senior selaku kelompok 6, 7, dan 8..
SEMANGAT!!
There will be the One, Guys!! ^,^

*Buat amaL dan -TERUTAMA- Yushi.. Anggap aja kejutan uLtah yang dateng kecepetan ya.. Hee

SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!! SEMANGAT!!

 

 

Suara hati….

-aisH aHmad-

Leave a comment

Filed under Uncategorized

if only.

the girl with the glossy eyes

see the world in a looking glass

walk the path that has no end

not quite knows how to begin.

 

she doesn’t turn her head around

she won’t let herself goes down

up above the clouds she flies

come and round like butterflies

 

never feels lonely she is

always filled with laugh she is

a wonderful life she has

nothing else she needs

 

ahh. if only she was real.

 

-maulida disa pratiwi-

1 Comment

Filed under Uncategorized